Tips Praktis Berjualan Produk Oriflame Bagi Individu Yang Introvert

Ada pertanyaan yang masuk dari web Maki spt dibawah:

Assalamualaikum Mba Yulia, saya mau nanya. Saya mau nanya seputar jualan produk oriflame mbak, kan saya sudah nawarin ke temen2. Saya pengennya nawarin ke orang-orang yang d sekitar kompleks tapi saya gak kenal mbak yulia soalnya saya kan merantau. Saya juga kan seorang yang introvert. Pengen banget bisa berubah, pernah coba waktu itu, udah jalan kan tapi pas berhadapan langsung sama orang tiba-tiba down, gugup juga, udah beberapa kali tetep aja seperti itu. Mbak Yulia bisa kasih masukan gak supaya bisa berubah :)

Jawaban Maki juga sudah diposting di halaman Bertanya Ke Maki.

Tiba-tiba saya terpikir, bagaimana kalau pertanyaan ini di crowdsourcing, maksudnya ditanyakan ke publik dan berharap banyak yang akan menyumbangkan tips. Saya posting pertanyaan tersebut di FB Page kami dan alhamdulillah ada 41 komen dari teman-teman pembaca. Artinya ada 41 jawaban dan tips yang bisa kita pakai belajar bersama dan kita sesuaikan dengan kondisi di lingkungan sekitar kita.

tips praktis berjualan produk oriflame bagi individu yang introvert

Seru ya, rupanya teman-teman Oriflamers senang berbagi ilmu :). Sebagai penghargaan buat teman-teman yang telah berbagi tips berjualan produk oriflame, saya memilih salah satu jawaban yang akan mendapatkan hadiah berupa paket produk Oriflame dari saya senilai Rp 500.000,-. Dan yang beruntung mendapatkan paket produk Oriflame dari Maki adalah Sulusi Lael. Tunggu ya kiriman paket produk dari kami. Lumayan kan, bisa dipakai sendiri sebagai tester, atau dijual lagi buat tambah-tambah uang jajan atau uang saku anak sekolah, hehehe.

Oh ya, nantikan kuis-kuis lain di FB page kami, akan ada hadiah menarik buat teman-teman yang beruntung :)


Yuk simak satu persatu tips dari Oriflamers berikut ini:

Tips dari Alila Dewi Ratih:

Sebelum kita mengenalkan produk oriflame kepada para tetangga disekitar komplek tempat tinggal kita ada beberapa tahap yang harus kita lakukan:

  • Tahap pertama kita harus menguasai pengetahuan tentang produk sebagian besar yang akan kita tawarkan, andaikan kita belum mencoba produk tersebut jangan pernah sungkan untuk menanyakan kepada upline kita.
  • Tahap kedua lebih baik kita mengenal terlebih dahulu lingkungan komplek tersebut dari masing-masing personalnya dengan mengenalkan diri kepada mereka, sering bertegur sapa, bersikap ramah dan mencoba untuk mengenal mereka lebih jauh. Karena ada pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang."
  • Tahap ketiga untuk mencari peluang lebih besar dalam menawarkan produk oriflame kita harus mengetahui jenis kegiatan yang sering diadakan seperti pengajian ibu-ibu komplek, arisan RT/RW, senam pagi/olahraga di taman komplek, bazaar dan sebagainya dan usahakan untuk dapat bergabung dalam kegiatan yg diadakan dalam komplek tersebut.

Setelah kita menjalani ketiga tahap diatas barulah kita mencoba untuk menawarkan produk oriflame kepada tetangga. Dengan bermodalkan pengetahuan tentang produk oriflame & telah mengenal tetangga kita dengan sendirinya kita punya kepercayaan diri untuk bisa mengenalkan, menawarkan, menjual bahkan merekrut. Setidaknya mereka mengetahui bahwa kita member oriflame dan menjual produknya.

Mulai dari sekarang kita harus belajar menanamkan kepercayaan diri bahwa kita YAKIN BISA melakukan & menjalaninya. Hilangkan mental block rasa tidak percaya diri, pesimis, rasa takut ditolak atau tidak ada yang berminat dengan produk yg kita tawarkan. Bila kita tidak pernah mencoba maka kita tdk akan pernah tahu sejauh mana potensi yg kita miliki dalam diri kita.

Tips dari Titin Kustini:

Kalo ini aku juga ngalami banget. Karena aku tinggal di desa kecil kampung suami. Awalnya aku selalu ikut training bedah katalog dan selalu cari info tentang penjelasan produk oriflame yang sekiranya sering di butuhkan, kenapa seperti itu karena jika saya tau apa yang akan saya jual saya tentu akan lebih mudah menjelaskan dan pede.

Terus saya juga mencoba sendiri produk oriflame nya dari bodycare sampai kosmetiknya jadi paling gak saya tau kelebihannya apa. Terus kalau ngobrol atau rumpi-rumpi itu kan suka ngalor ngidul ya bun, jadi bisalah diselipin sedikit pembicaraan tetang kosmetik. Dan kalau aku juga untuk nambah kenalan coba-coba ikut acara misal arisan rt/rw kan bisa tu katalog di bawa sambil hahahihi di goyang deh pembicaran ke arah oriflame sambil nyodorin katalog. Pertama selalu rekomendasikan yang diskon-diskon ya bun, nanti juga mereka akan tanya-tanya apa yang jadi kebutuhan mereka. Selalu berikan kesempatan konsumen untuk membawa pulang katalog milik kita ya bun.

Tips dari Dian Mulyantini:

Berarti masalahnya lebih ke gugup ya menghadapi orang yang belum dikenal? Kalau saya, saya harus mikir apa sih yang saya kepingin buanget saya dapetin dari Oriflame? Misalkan kepingiiiiin banget jalan-jalan ke luar negeri GRATIS, atau kepingin dapet uang 10juta buat bayar hutang atau biaya anak sekolah. Temuin faktor kepepetnya mbak, karena biasanya kalau udah kepepet pasti udah nggak sempet mikir bakal gugup, heheh. Nah waktu mulai ketemu orang2 yang ngga dikenal lagi, langsung aja bayangin yang kita pinginin banget tadi, insya Allah otomatis rasa gugup bisa hilang karena kita udah ngebet banget sama tujuan kita (pengalamanpribadinih). Jangan lupa juga berdoa ya mba, insya Allah semuanya dimudahkan, amiin. Good luck ya.

Tips dari Mayna Satri:

Bunda Yulia ikutan jawab. Kalau saya akan jawab. Yakinkan diri oriflame yang paling pas, bisnis yang real, yang fun, yang bisa bermanfaat untuk kita dan juga orang lain yang memutuskan gabung. Dan kemudian temukan kenapa kita mau berjuang merubah diri dibisnis ini, inshaallah klo udah begitu kita bisa nemuin jalan keluar or jalan keluarny dateng sendiri.

Tips dari Indah Limy:

Kalau beberapa tahun lalu gabung di Oriflame, kendalanya ya seperti itu. Bagi mereka yang introvert, ini jadi masalah besar. Tetapi sekarang, introvert bukan kendala lagi. Sudah ada banyak media online yang bisa kita manfaatkan untuk jualan. Tanpa harus tatap muka, kita bisa tetap berinteraksi dengan calon pelanggan kita. Kalau kita mau usaha sedikit, untuk belajar tentang sosial media, seperti facebook, twitter dan kawan-kawannnya, kita bisa dapet pelanggan kok! Yakin ajaa, bukan cuma orang se-komplek mba, se-Indonesia juga bisa kita tawarin, tanpa malu, down atau gugup lagi.

Tips dari Linda Amaliya:

Hal pertama yg harus dilakukan adalah biasakan menyapa setiap ketemu Yg kedua, masak atau bikin kue trus anter ke tetangga terdekat sekalian kenalan dan menjalin kedekatan Lakukan obrolan ringan aja dulu Ikuti kegiatan yg dilakukan ibu-ibu komplek. Itu salah satu cara buat membuka diri juga

Setelah itu semua dilakukan baru kita branding deh. Kalo ke acara komplek pakek parfumnya oriflame Dandan senatural mungkin pakek make upnya oriflame Body cream jgn lupa di pakek biar yg salaman ama kita ngerasa tangan kita halus dan wangi Apa yg kita pakai bisa menciptakan order tanpa harus menawari Begitu ada yg nanya "mbak parfumnya enak... mba pakek apa?" Ahaaa kesempatan buat jualan langsung datang. Jangan lupa kataloq dan beberapa koleksi product oriflame dibawa di tas. Semoga tips nya membantu.

Semangaat terus

Tips dari Rodiyah:

Seperti yg aku alami duluu ketika baru2 ikut oriflame. Aku nawarin ke tetangga-tetangga juga gugup, ngomong gak lancarr. Tapi aku coba pelan-pelang ngomongnya, santai sambil ngobrol-ngobrol. Lama-lama kebawa suasanaa, jadi lupa tuucch rasa grogi/gugup (hilang dengan sendirinya) selanjutnya alhamdulillaaah lancaaaarrrr.

  1. kenalan
  2. ngobrol2 (sambil bawa katalog)
  3. harus pede

Tips dari Sophia Apituley:

Pernah dengar pribahasa kalo gak salah gini nih "ala bisa karena terbiasa", coba terus jawabannya, gak ada 2 kali, 3 kali bahkan sampai 10 kali. Kalau gak ada 1 kali, saya juga begitu soalnya, awalnya ckckckck, coba gak, coba gak, coba gak, eehh.. nyeseeell... mending dicoba, perkara ditolak mah lama-lama terbiasa. Dari 20kali coba pasti 1 ada yang nyangkut.

Tips Dari Dian Aprilina:

Kalau saya pribadi. Saya termasuk warga minoritas di perumahan tempat saya tinggal. Tetapi itu tdk menjadi halangan bagi saya utk tetep sksd (sok kenal sok dekat). Saya tetep rajin datang arisan perbulannya. Saya pun termasuk tipe yang gak bisa langsung show off buka-buka katalog dan nawarin terang-terangan. Tetapi saya selalu berpenampilan rapih dan wangi. Jadi ketika pertemuan arisan dan ibu-ibu mulai memuji, saya dengan pedenya langsung bilang "o iya saya pakai produk2 oriflame" Dan di tas peralatan wajib yang pasti ada minimal lipstick, handcream, and bodyspray. Jadi saat ibu2 mulai memuji ya saya keluarkan deh produk-produk andalan saya. Kalau mereka sudah mulai tanya-tanya baru deh keluarin katalog dan mulai rame ibu-ibu nanya kegunaan produk-produk. Dan kita emang harus mengenal produk-produk yang ada di katalog dengan baik. Jadi kita bisa menjelaskan manfaat produk-produk tersebut dengan binar-binar dan cantik. Selanjutnya tinggal terima orderan dan memaintain setiap bulannya untuk menginfokan hot promo yg sedang berlangsung di bulan berjalan. Pasti ada deh beberapa orang yang bisa menjadi pelanggan tetap. Semoga sukses ya mbaaakkk.

Tips dari Eka Prasasti:

Pertama kenalan dulu. Ibarat pepatah yak kenal maka tak sayang, ngobrol ringan, sering bertemu dgn tetangga (jalan sore, jalan pagi jangan lupa senyum dan sapa), ikut kegiatan lingkungan (arisan, pertemuan dll) itu bisa membantu untuk menyisipkan promosi dan sebar katalog dan beberapa sampel produk oriflame tentunya dgn ijin terlebih dahulu dengan pemilik acara). Pede dan tau product knowledge oriflame, pakai dulu produknya krn pada saat promosi biasanya minta bukti, dan tunjukkan mana produk yang lagi promo (efektif menarik perhatian).

Tips dari Jathree Kartika:

Bisa mbak. Percaya dirinya lebih dimantepin aja. Di lingkungan baru emang bikin kita canggung. Naahh coba mbak ikut gabung kalau pas ada kumpulan-kumpulan, kerja bakti, terus dasawisma, PKK. Terus menyapa duluan kalau ketemu, terus ada lagi nehh. Coba mbak belanja di warung tetengga terdekat, nahh iseng-iseng tuh belanja apa gitu, sambil nitipin katalog oriflame-nya. Bisa kok mbak. Semakin kita terbiasa bergabung, bersosialita dengan lingkungan sekitar pasti deh ada yang nyantol. Jangan lupakan kemana-mana selalu bawa katalog oriflame mbak. Karena itu adalah senjata. Kadang senyuman kita ke orang-orang sekitar yang bikin rejeki kita mengalir terus kok.

Tips dari Yoana Inda:

Mungkin dengan cara menyapa duluan dan berkenalan kan bisa membuka komunikasi selanjutnya. Kalau udah bisa terjalin komunikasi kan lebih enak interaksinya dan sambil santai santai gitu kita kasih aja katalognya dan tawarin deh produknya, terutama infokan yg ada programnya biar keliatan menarik.

Tips dari Sulusi Lael:

Saya juga merantau mbak, saya asli orang sunda dan merantau ke daerah Jawa Tengah yang bahasanya cukup lama saya belajar agar minimal nyambung kalau di ajak ngobrol orang, hehehe.

Tips biar ga grogi ala saya:

  • Kuasai bahasa tempat merantau (minimal bisa ngobrol ringan) kalau memang bahasanya berbeda.
  • Niatkan saya ingin sukses jadi harus keluar dari zona nyaman.
  • Berpenampilan rapih dan bersih, perbanyak senyum (sesuaikan tempat juga, karena jika raut muka kita fresh orang biasanya senang).
  • Bawa tester produk favorit (siapa tahu calon pembeli penasaran).
  • Cari waktu yg kira-kita orang tidak terlalu sibuk.
  • Gunakan bahasa yg ringan.
  • Perkenalkan diri agar calon pembeli nyaman dan tidak curiga.
  • Yang terpenting harus yakin kita bisa, dan tidak mau jadi introvert selamanya karena hal tersebut tidak mengantarkan kita jadi sukses.

Tips dari Darinih Rinih:

Selama kita melakukan hal yg benar dan halal, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk merasa minder atau gugup. Kalaupun kita belum mampu melakukan sesuatu, sebagai manusia kita bisa belajar dulu, masalahnya beberapa orang ternyata meletakan rasa minder pada tempat yg salah, sehingga kehidupan dan kesuksesannya terlambat oleh rasa minder itu. Apa lagi produk Oriflame halal tidak secara sembunyi-sembunyi, produknya bagus-bagus terkenal lagi.

Ini ada 6 langkah untuk menghilangkan rasa minder:

  1. Rapikan diri anda.
  2. Rasakan situasi positif.
  3. Pelihara mental positif.
  4. Kurangi bilang tapi atau enggak tahu.
  5. Jangan menunda.
  6. Lakukan ACTION dengan percaya diri.

Salam semoga sukses.

Tips dari Roro Rahmanita:

Memang benar sebagai warga baru merantau yang ingin menawarkan produk di komplek rumah, kita nya harus mulai membuka komunikasi. Tapi, untuk diawal mungkin cara ini bisa membantu:

  1. Berlangganan koran dan mulai jalin komunikasi dengan tukang koran untuk minta tolong disebarkan katalog disekitar komplek, kasih uang ke tukang koran nya aja, kan sekalian dia sebar koran juga, biasanya mau kok.
  2. Jangan lupa cantumkan nomor telepon dan nama di katalog, agar tetangga yg mendapat katalog dan mau order bisa menghubungi kita.

Itu salah satu contoh yang bisa dilakukan jika kita memang introvert dan sulit membuka komunikasi dengan orang, insya allah sekomplek kebagian katalog dan lama-lama akan kenal kalo tetangga barunya jualan oriflame.

Bisa langsung action yaaa, gak usah harus nunggu ikut perkumpulan arisan2 dan sebagainya dulu juga udah langsung bisa kok jualan.

Tips dari Sani Nopianti:

Pertama kita harus kenal dulu dengan tetangga. Tanya-tanya tentang anak, kerja dimana upaya lebih akrab. Nantikan kalau sudah akrab bisa minta no hp, terus bisa janjian buat makan bersama di komplek rumah bareng ibu-ibu yg lain. Naah ketika kumpul itulah kita bisa promosi produk-produk oriflame. Bisa kenalkan bisnisnya. Semoga bisa membantu.

Tips dari Dwi Rahayu:

Dalam menjalani bisnis ini positive thinking itu penting. Kalau kita mau maju dan sukses maka hrs ubah mindset kita. Yang tadinya malu atau introvert, kita harus lebih terbuka dan menerima perubahan.

Pertama kita harus yakin bahwa produk yang kita jual bermanfaat tuk orang lain dalam hal ini harus menguasai produk knowledge. Yang kedua kita hrs yakin bahwa kita bisa (dengan berpikir orang lain bisa kenapa kita tidak). Ketiga bila kita seorang introvet saat bertatap muka dengan orang baru jangan tatap matanya tapi liat di dahi atau diantara kedua matanya jadi saat kita sedang prospek bisa lbh percaya diri.

Kalau msh ragu yakinkan kembali diri kita sendiri apa tujuan kita join oriflame. Kalau mau sukses kan gak mungkin kita hanya berdiam diri tanpa ada aksi dan reaksi. Mulailah berpikir bahwa bisnis ini membawa manfaat buat kita, selain keuntungan materi kita juga dapat menjalin silahturahmi (ukhuwah) dengan orang-orang yang baru kita kenal. Insya Allah kalau kita tengok kembali apa tujuan kita join, menguasai produk knowledge dan kita bangga dengan apa yang kita lakukan, istilah introvet yg melekat pada diri kita pudar.

Tips dari Eva Kiki:

Mirip banget sama suami saya kasusnya, jangankan ngomong mikirnya aja takut heheh, cara yg saya pakai adalah pura pura bawa katalog ke tukang sayur (suami emang yg belanja sayur wkwkw). Tiap ditanya orang alesannya mau dianter ke temen saya, cara itu ampuh karena beberapa mbak-mbak langsung minta liat tanpa suami saya ngomong, nah besoknya nyambung deh dari mulut ke mulut, semoga membantu.

Tips dari Witri Nurjani:

Aku juga awal awal gabung oriflame begitu ya. Malu2 mau nawarin, tapi aku sering berinteraksi dengan tetangga komplek, ikut pengajian rutin, ikut arisan, kalau ada acara-acara pasti ikut deh. Meski awalnya kita diem. Cuma jadi pendengar dulu secara kita kan orang baru ya. Dan di acara-acara itu aku pasti selalu bawa katalog ya. Sampe 10 pcs aku bawa di tasku, aku simpen aja katalog diluar tas. Eh, tetangga-tetangga pada nanya kan "tuh katalog apa mbak?". Aku langsung jawab deh oriflame, sok kalo mau liat-liat boleh, mau dibawa kerumah juga boleh biar santai bacanya. Ya udah mereka pada ambil tuh, dari situ banyak yang nanya. Baru aku jelasin semuanya karena udah merasa perhatian jadi pede deh kita jelasinnya. Semoga bermanfaat.

Tips dari Rista Ramdana:

Kalau aku pertama pendekatan dulu sama tetangga tidak harus tawarin produk dulu. Ya kita bisa ngobrol kegiatan sehari-hari trus ngobrol tentang produk-produk kosmetik atau produk andalan kita umpamanya bodycream ya, kita ceritakan manfaatnya memakai bodycream, kelebihannya bodycrem oriflame yang kita pakai. Setelah itu kita ceritakan kalau kita konsultan oriflame sambil bawa katalog untuk dilihat-lihat. Kita tinggal katalognya sekitar 2 hari, kemudian setelah 2 hari kita ambil deh, kita tanyakan mereka tertarik produk apa. Semoga tips ini bisa membantu terima kasih.

Tips dari Sri Sulistianingsih Aan:

Kalau aku sarannya begini:

  1. Pelajari ttg oriflame pahami sistemnya dan kenali perusahaannya
  2. Pakai sendiri produk nya, rasakan hasilnya dan sukai produknya
  3. Yakini dulu ORIFLAME itu BAGUS, hebat bermanfaat dan memang kita butuh sukses di Oriflame.
  4. Lakukan dengan HATI dan CINTA sampai daleeeem banget cintanya
  5. BARU ACTION BINAR2 BAHAGIA SENANG BICARA TTG ORIFLAME yakin deh ANDA Akan jadi MAGNET buat gampang nawarin produknya dan ajakin mereka asal ANDA JANGAN MENYERAH !!

Itu jawaban aku maki :)

Tips dari Dydy Adnan Chaniago:

Aku jg warga baru di perumahan sini. Kalo aku sih di mulai dari kitanya dulu yah, aktif nyapa tetangga-tetangga. Entah dimulai dari senyum dulu tiap papasan trus lanjut ngobrol-ngobrol ringan. Ikut arisan ibu-ibu atau kalo ada acara-acara di lingkungan sini aku ikut nimbrung bantu-bantu sebisanya. Minimal nongol deh. Jadi orang-orang akan punya penilaian tersendiri ke kita. Akhirnya lama2 orang-orang sekitarpun juga akan "melihat" kita.

Yang tadinya kita yang senyam senyum duluan sekarang kalau papasan di jalan mreka yg langsung tegor duluan, hihihi.

Kitanya juga harus bisa sedikit menarik perhatian mereka. Entah dengan sedikit berdandan atau selalu wangi. Lama-lama mereka yang nanya "kok wajahnya bersih, pake apa? Wanginya seger, pake parfum apa?"

Langsung deh dengan pede-nya bilang saya pake produk-produk oriflame. Kalau arisan aku suka bawa katalog dan beberapa sampel produk biar ibu-ibu lain bisa nyobain. Makluuum, beberapa ibu-ibu tuh lebih suka beli kalau sudah liat barangnya, kalo cuma katalog aja suka ada yang bilang "ya iyalah si modelnya cocok pake ini, gak di apa-apain jg dia dah cakep kok". Jadi aku suka bawa-bawa sampel beberapa produk dan alhamdulillah lumayan banyak yang tertarik.

Tips dari Merry Christina:

Klo dari aku, tetep berjuang melawan down dan gugup dengan banyakin jam terbang, artinya semakin sering ketemu orang, semakin sering menebar senyum, say hallo dan tambahin pengetahuan produk Oriflame. Pas lagi nawarin katalog anggep kayak temen kita jadi ngomongnya nggak kaku.

Tips dari Tia Nurtini Rasmedi:

Online sama offline memang beda. Offline punya tantangan tersendiri. Soalnya saya orangnya nanya pemalu. Nah cara nya: coba kita membaur dl. Mungkin ada acara pengajian atau arisan. Pas krasa udah nyambung nih, mulai kita berikan wabah "oriflamisme". Kita liat-liat gadget sambil buka-buka katalog. Jangan cuma ada 1 katalog di tas, min 3 biji. Biar 1 kita pakai sendiri, nah yg 2 bisa kita lihat-lihatin ke bu ibu yang lain. Pas pegang gadget sambil buka katalog pasti ada yang nanya tuh, nah mulai deh beraksi :).

Tips dari Irmadiah Firmansyah:

Kalo menurut Irma ada banyak step yang mesti dilakukan, eyang. Tapi jujur ini hanya masukan, ya eyang. Tidak ada maksud untuk mengajari :)

  1. Karena dia dah gabung oriflame, pasti dia udah tau teorinya kan. Teori menghadapi customer atau tentang produk oriflame. Jadi mulailah membiasakan diri berbicara didepan cermin, berlatih berbicara tentang apa aja yang ada dalam pikiran saat itu. Akan lebih baik bila berlatih berbicara seputar produk hebat kebanggaan kita ini. Berlatih seolah ada banyak orang di hadapannya.
  2. Mulailah dengan hadiah. Bila kita bingung memulai pembicaraan dengan tetangga, ide mengantarkan semangkuk sayur hasil masakan sendiri atau buah bisa menjadi kata pemulai untuk dialog berikutnya. Kalo udah satu ttangga bisa kita hadapi dan suasananya sudah terasa hangat insya allah kata demi kata akan meluncur dengan sendirinya.
  3. Bisa karena biasa. Kalo udah sering ketemu dan bersapa dengan tetangga, akan ada banyak informasi yang kita dapat. Ini memungkin jadi pintu kita untuk tau tetangga sekitar kompleks rumah kita. Dan karena telah terbiasa, insya allah perasaan gugup yang macem2 lama2 akan hilang.

Dan lagi ketika kita berkunjung ke tetangga, niatkan untuk menjaga silaturrahim. Jangan sampai misi jualannya terlalu kentara hingga terkesan gak tulus.

Wallahu'alam.

Tips dari Endang Suyatmi:

Perhatikan jam santainya tetangga, jam mereka kumpul-kumpul. Jika ada yg kumpul-kumpul, jangan ragu untuk segera samperin mereka, perkenalkan diri, dari situ biasanya akan banyak pertanyaan pada kita, nah saat ada pertanyaan kerja dimana jangan lupa juga bilang kalau kita kerja oriflame. Lebih baik jadi pendengar setia dulu. Setelah saling kenal dan akrab baru dech mulai sodorin katalog. Pertemuan selanjutnya bisa folow up. Tapi kita jangan mulu ngomongin oriflame, ntar orang bosan.

Selamat mencoba.

Tips dari Hayat Insani:

Pertama yang harus dilakukan pelajari lebih dalam tentang produk produk oriflame, dan succes plan oriflame. Karna menambah wawasan paling tidak akan menambah tingkat kepercayaan diri kita.

Kedua tersenyum, karna tersenyum akan menghilangkan sedikit rasa gugup.

Ketiga merilekskan diri (tarik napas) dan katakan bisa, meyakinkan diri sendiri penting untuk menghilangkan rasa tidak pede dan memfokuskan diri pada customer.

Keempat nikmati apa yang terjadi saat ini, jangan terlalu memikirkan apa yang terjadi esok, karna hanya akan memecah konsentrasi.

Tips dari Retno Utama:

Kalau sama tetangga, baru pertama kali ketemu atau berkunjung say hello dulu aja mbak. Sekali dua kali basa basi dulu. Ubah penampilan diri jadi lebih menarik, baru deh klo udah agak akrab prospek dia.

Kalau katalog sih bisa ditinggal ya. Kunjungan kedua atau pas arisan bisa diedarin katalognya. Kalau udah terbiasa, gak gugup lagi kok berhadapan dengan orang baru.

Tips dari Brenda Mamahit:

Masukan dari aku, kalo malu untuk lansung tawarin oriflame, pertama berkenalan dulu, sering-sering sapa, bangun hubungan yang baik dulu antar sesama tetangga kompleks, kemudian aktif di kegiatan kompleks.

Dengan begitu lama-lama akan terbiasa bergaul dengan orang-orang kompleks, kalo sudah terjalin hubungan baik pasti rasa malu akan pelan-pelang hilang. Pada akhirnya disela-sela ngobrol akan ada saatnya dimana kita bisa memperkenalkan oriflame, baru deh kasih katalog. Kitanya juga pake dulu produknya oriflame entah make-up ato parfumnya, jadi tetangga yang lihat juga percaya sama kita, dan dikasi katalog gratis biasanya gak akan nolak. Baru setelah itu di follow-up untuk join oriflame.

Pelan-pelan aja, step by step kalau kita kerjakan dengan hati tulus dan serius, pasti bisa.

Tips dari Mierna Reismala:

Kalau datang datang langsung nawarin oriflame pasti orang kabur Maki, hehehe. Mungkin kenalan dulu, anggap posisi barunya kita sebagai anugerah, jadi kita punya alasan ngetuk rumah tetangga. Kenalan pertama bawa kue dulu kali ya, hehehe. Tanya-tanya bu disini ada aktivitas rt atau rw rutin nggak, macam posyandu atau arisan. Trus ikut deh. Trus cari yang paling enak didekati dulu, bina hubungan baik barang seminggu dua minggu, baru deh bawa katalog, itu kalau saya Mbak :)

Tips dari Aindra Devy:

Menurut saya, lebih baik jangan langsung sodorkan kalau memang belum kenal. Awali saja dulu dengan perkenalan warga sekitar. Jika memungkinkan, dipertemuan kedua bisa langsung ngobrol, promosikan diri kalo Anda adalah seorang konsultan Oriflame. lalu kasih liat katalognya, apa saja promo di bulan berjalan. Tanyakan juga punya masalah kulit atau ga, bisa beri rekomendasi produk (dg catatan, Anda juga harus tau Product Knowlegde Oriflame). Bisa cari tahu di internet. Dari situ nanti akan ada dialog dengan calon customer. Jangan lupa sembari basa basi, bagaimana lingkungan di sini, berapa lama (customer) tinggal, dsb.

Tips dari Devi Linda Kartini:

Kita harus beradaptasi dulu. Sebelum mulai menawarkan produk alangkah baiknya kita kenalan dulu dgn para tetangga, contoh mengajak anak jalan-jalan sore hari disekitar komplek, sapa mereka dengan senyum yang ringan, kalo bisa lakukan 3 hari berturut agar timbul rasa nyaman, setelah itu baru kita sapa mereka sambil kita menunjukan katalog oriflame. Gugup hilang dengan sendirinya, yang penting kita bawaannya santai. Selamat berjuang.

Tips dari Arisa Binar Fitranti:

Jawabannya mulai tanya diri sendiri apa dagangan kita akan laku kalau kita cuma diem aja gak nawar-nawarin produk? Mulai jemput rejeki, jangan sampai keduluan sama orang lain yang lebih berani memulai :). Lagipula katalog Oriflame sudah bisa menerangkan fungsi produk-produknya, jadi kita gak perlu terlalu banyak bicara kalau masih belum tahu detil produknya :). Selamat berjualan :).

Tips dari Nova Lengkong Pinangkaan:

Aku juga setahun yang lalu sama persis seperti itu, pendatang baru yang tinggal di kompleks, gak gaul tapi pengen kenalan sama tetangga. Pertama yang aku lakukan, sering say hallo ke tetangga. Semakin sering kita mencoba beradaptasi semakin ada aja bahan untuk dibicarakan, dengan sendirinya kita semakin dekat. Terkadang aku buat cemilan untuk dimakan bareng-bareng. Puji Tuhan, alhamdulilah, sekarang aku akrab dgn tetangga, dan mulai mengajak para tetangga utk gabung di Oriflame. Ada jg yg hanya jadi customer aku. Di medsos jg demikian, SKSD (sok kenal sok dekat) ke sesama teman, dengan tujuan untuk membuka pintu rejeki bagi org lain.

Mudah2an masukan aku bermanfaat yaa eyang, yaa sukur2 dapat hadiahnya :)

Eyang Maki #yourmyinspiration

Tips dari Yulistya Campaca Dewi:

Saya juga awalnya seperti itu. Tapi beranikan diri aja kasih katalog. Dikatalog sudah diisi contact person kita. Nanti kalau ada yang berminat akan kontak kita. Nah kalau udh sering kontak dihape pasti nanti pas ketemu jadi enak ngomongnya.

Tips dari Noor Wahyudi:

Pede aja khan ada katalog, senjata buat jualan tuh :).

Tips dari Dian Henita:

Sebelum nawarin ke orang-orang tentang produk oriflame, mulai dulu dengan kumpul-kumpul sama tetangga. Gpp kalau awal-awal cuma diem dengerin mereka cerita ntar lama-lama kan bisa nimbrung ikut ngobrol. Selain itu ajak anak atau saudara juga buat nemeni kumpul-kumpul sama tetangga.

Tips dari Yunita Rachmi Azhari:

Jalanin FBM (facebook marketing) aja mba.

Tips dari Melva Kristiawati:

Lihat lagi deh mbak dompetnya, wajah keluarganya, besok nyiapin makan untuk anak-anak nangis gak lihat menunya. Diem sejenak, mbak seumur-umur pernah jadi juarakan? Menang lomba apalah itu, inget balik apa dan bagaimana mbak memperoleh kemenangan itu. Jadi diri sendiri. Menangin diri sendiri dulu, nyamannya dimana dan lakukan terus tiap hari.

Aduh ngomongin diri sendiri nih :D

Tips dari Yustika Yulandari:

Hi mb, sebenarnya rasa ragu, malu, takut ditolak dan ga pede itu cuma perasaan sepihak mbak aja. Orang lain (yg calon customer) ga akan tahu kalo mbak nggak memperlihatkannya jadi walaupun takut-takut awalnya jalanin aja, nikmatin prosesnya.

Oh ya semua sikap-sikap negatif itu harus diubah yaa jadi paksakan diri melakukan hal yang berlawanan dengan perasaan saat itu, hayoo bisa kok leader, upline, rekan-rekan yang lain aja bisaaa, percaya diri aja Mbak.

Katakan pada diri anda bahwa anda adalah orang yang hebat, orang yang berkarisma, orang yang memiliki motivasi tinggi, tidak ada yang dapat mengalahkan diri anda sendiri. Katakan bahwa anda tidak akan kalah oleh rasa malas, rasa ragu, rasa tidak pede karena perasaan itu hanya akan membawa kerugian besar kepada anda.

Mbak mau sukses kan? Semuanya berawal dari keyakinan anda bisa!

Tips dari Norma Capawati:

Saya sih ajak kenalan aja dulu karna tetangga. Sambil sok akrab aja sambil pegang-pegang catalog baru didepan dadaa, alias dipamerin :D. Karna kamu kan pendiaam tuhh yaa, jadi biarkan si katalog yang menggoda mata siibu pasti plirik-plirik, hihii. Kalo dia nanya alhamdullilaah langsung samber "Ini lho bu ada produk promo, bagus-bagus deeh. Boleh liat-liat duluu. Kalo ibu repot saya tinggal. Niih no hp saya tertulis sambil senyuum manis gituuu".

Kalo si ibu gak repot punya waktu ya sekalian prospek "kalo jadi member belanjanya diskon lhoo bu, kan lumayan 30%. Kalau mau dapat gaji seperti saya tiap bulan nanti saya jelasin". Kalo ditolak ya gak apa-apa yg penting udah beraniin diri nyobaa, nyoba dan nyoobaa.

 

 
 

Share artikel ini