Serunya lomba menghias kuku

Minggu lalu saya dan Maki ke Surabaya. Disana Maki dan teman-teman di jaringan mengadakan OOM (Oriflame Opportunity Meeting). Salah satu yang seru OOM diisi dengan lomba menghias kuku, bahasa kerennya nail art. Ini kali pertama saya lihat lomba seperti ini, hehehe. Alatnya juga macam-macam ya. Kirain hanya kuas saja :D

oom-surabaya-nailart-2.jpg

Ingatan saya terbawa ke masa-masa kecil. Dikampung dulu anak-anak perempuan kalau mau mewarnai kuku pakainya daun pacar (cmiiw). Dicacah terus ditumbuk halus. Setelah itu kuku ditutup dengan cacahan daun tersebut. Dibiarkan agak lama. Setelah dibersihkan warna kuku berubah menjadi orange. Warnanya melekat kuat, tidak bisa hilang dengan dicuci, pakai sabun sekalipun. Warnanya hilang seiring pertumbuhan kuku.

Kalau untuk masa sekarang, apalagi di kota besar ya sudah gak ada lagi yang pakai seperti itu. Tenang, Oriflame juga mengeluarkan produk nail polish. Ada seri The One, Pure Colour, Very Me Spring Ternderness. Bisa dicari di V3 dengan keyword "nail polish".

Tadi googling "nail art". Lucu-lucu kreasinya dan bisa dibikin bertema. Kalau cowok ya aneh aja, hehehehe. Saya yang cowok lihatnya lucu aja kreasinya. Bisa dipakai untuk tampil maksimal diacara pesta atau acara istimewa yang lain. 

Saya seneng lucu-lucuan dengan variasi nail art, tapi khawatir kuku jadi rusak kalau keseringan diwarnai dan dihapus, bagaimana ya? Bisa diakali dengan membeli kuku palsu polos. Polos artinya belum dihias. Ada lemnya untuk menempelkan di kuku kita. Kuku palsu bisa dihias semaunya, dan harganya juga tidak mahal.

Menghias kuku hanya dengan kuas kuku. Jadi terpikir Agustus pasti banyak diisi lomba-lomba. Rasanya seru juga disisipi lomba menghias kuku

Selamat mencoba berkreasi menghias kuku untuk tampil maksimal dan beda :).

 

 
 

Share artikel ini