Tentang Mood

+ Mbak, piye saiki Oriflamenyaa? Jalan kan? Apa nih kabar terbaru?
- Jalaaan mbak Yulia, kebetulan ini mau ke rumah temenku lagi mau minta datanya, kemaren sudah bilang mau bergabung, ini sambil aku bawain katalog...dll

#seneng luar biasa

+ Mbak, apa kabarnyaa? Sudah sampai apa belajarnya?
- Oh iya mbak, sampe sini nih, tapi masih bingung soal yang ini...
+ Bingung yang mana, coba aku bantu jelasin....
- Yang ini bla bla bla....

#seneng juga, karena semangat belajar luar biasa, berarti modalnya sudah punya.

+ Hai mbak, lama nggak kedengeran kabarnya, gimana?
- Iya mbak lagi galau, kok kayaknya pada gimana sih kalo aku tawarin, paling mereka bilang "MLM? ooohh..." gitu aja trus aku kayaknya merasa campur aduk, sediih gitu, pingin jelasin tapi mereka keburu penilaiannya jelek duluan...
+ Ooh gitu... Jangan sedih yaa... Jadikan cambuk supaya kita lebih bersemangat jadi contoh keberhasilan, ngasih bukti, karna keberhasilan itu ada kalau kita usahakan sendiri, bukan dari pendapat orang, bla bla bla, kaaan begini begini begituu...
+ Ok mbak, saya jadi semangat lagi!

---------------------------

Kenapa sih ditanyain satu-satu kayak gitu?

Haduh, berat jeh tanggung jawabnya.

Ketika orang menyerahkan KTP nya sama saya, tentu juga mereka berharap bisa berhasil, seperti contoh orang-orang yang sudah berhasil.

Inget-inget dulu saya masih baru daftar, dari 0, puyeng dengan segala macam ilmu baru (iya benar, ada ilmunya, hehehe...), belajar ini dan itu, mencoba ini dan itu, dikasih tau ya nurut, dibantu sama upline ya manut, lalu saya mendapatkan hasil dari usaha saya dan jaringan, SENENG :)

Banyak yang dipelajari, tidak hanya secara sistem, tapi juga pengembangan pribadi. Semacem kayak belajar jadi customer service, wkwkwkw. Kalo jualan kue, kuenya kurang memuaskan, saya bisa ganti, nah kalo disini, berhubungan dengan banyak orang yang bermacam-macam standar puasnya, sayanya dong ya yang harus bisa beradaptasi. Ini ilmu yang luar biasa, kata pak Rangga Umara, ini kita lagi kuliah di UNDUP alias UNiversitas KehiDUPan, kekekeke....

Tanggung jawab saya adalah membimbing yang mempercayakan KTP nya ke saya, supaya mereka tahu jalannya gimana menjemput keberhasilannya disini.

Tugas saya dan para upline adalah memberikan "petanya".

Kemudian, digunakan atau tidak peta itu, saya tidak ada wewenang atau kuasa untuk memaksakannya, saya hanya menganjurkan.... Peta sudah ada, juga garis finish yang akan dituju juga sudah ditunjukkan. Apakah peta itu akan diikuti, atau hanya dilihat dan dimasukin saku, atau di"uwel-uwel" lalu masuk ke tempat sampah, atau diliatin tiap hari, dipigora, berusaha nyari jalan tembus ke tujuan itu bagaimana, itu ditentukan oleh si member sendiri... seberapa MAU seberapa BUTUH:) Upline bukan boss, aplen hanya mentor dan rekan kerja yang sama kedudukannya.

Itulah yang sering kita sebut sebagai, kita adalah PENENTU keberhasilan kita SENDIRI, dengan ijin Yang Maha Kuasa.

Saya melihat ada yang usahanya sangat keras, bahasa jepangnya "maju terus mbuh piye carane".
Saya melihat ada yang kesalip levelnya oleh downlinenya, tapi nggak ada patah arang, malah berusaha bekerja lebih giat dari biasanya. Great!
Saya melihat yang sibuk di kantor tapi masih nambah member per katalognya.
Saya melihat yang secara materi tidak kekurangan tapi komitmennya berbicara.

Bukan menyempatkan waktu, tapi menyediakan waktu. Waktu nggak ada terus kalo kita nggak sediakan.

Ada juga yang masih malu-malu mengakui bahwa sudah join MLM Oriflame, padahal nyopet enggak, ngutil enggak, bukan hal yang patut diper-malu-kan sih menurut saya :) Justru itu challenge supaya kita nggak gede kepala, merasa di atas karena sudah naik mobil kemana-mana, padahal mental kita ternyata jauh di bawah tukang gorengan yang asik-asik ajah bawa dagangannya dipikul kemana-mana, nggak pake malu nggak pake gengsi, lempeng ajah karena ya itulah yang dia punya #ngomongkedirisendiri.

Belajar lagi, belajar lagii....

Kadang juga ada yang sudah member tapi cepettt banget nggak moodnya. Kalo lagi mood berapi-api, kalo lagi nggak mood matisuri. Hidup dikendalikan sama mood. Belajarlah mengendalikan mood itu, inget-inget aja apa yang ingin kita capai disini.

Kalo memang mood itu memang penting sekali, kayaknya nggak bisa deh ketika:
Tagihan listrik datang,
Tagihan PAM datang,
Jadwal bayar sekolah anak datang,
Jadwal bayar kriditan datang,
Kita bisa dengan entengnya jawab tagihan-tagihan itu dengan surat "Maaf lagi nggak mood bayar" wkwkwkwkw.... Coba kirim kalo bisa, saya juga mau kalo ada yang bisa gitu, hiihihih...

Mood nggak mood, manis apa pait, lagi jaringan naik apa jaringan turun, yuuk dijalani dengan berbesar hati, selalu ingat apa yang kita inginkan, selalu tanamkan kalo mau HASIL ya harus diimbangi dengan KERJAnya. Mau nggak tergerus jaman ya harus menyiapkan mental yang tangguh. Nggak ada sesuatu yang instan kecuali nemu duit jatoh atau dapet warisan, semuanya dengan bekerja.

Good luck for all of my team, see u at the TOP!

Yulia
www.yuliamaki.net




---

Yulia Riani/Andri Wibowo
email : makidanpaki@gmail.com
FB Page : makidanpaki
BBM : 7571F860
LINE ID : dryae

Share artikel ini